BELAJAR KREATIF DARI PENDIRI APPLE, STEVE WOZNIAK



Tahun ini BASIC genap berusiap 50 tahun. Bagi Anda yang belum tahu, BASIC adalah sebuah bahasa pemrograman yang dipakai di komputer Apple. Di komputer Apple I dan Apple II, Steve Wozniak bahkan mengembangkan sendiri BASIC versinya.

Sebagai salah satu pendiri Apple dan orang yang mengembangkan komputer Apple I dan II, ketertarikan Woz terhadap pemrograman telah dimulai di bangku sekolah di tahun 1967. Saat itu Woz bahkan berhasil mendesain video game bernama Breakout.

Jika Anda saat ini tengah merintis usaha atau merupakan seorang programmer yang ingin terus belajar, tidak ada salahnya Anda melihat kesuksesan Woz. Setidaknya ada dua hal penting yang bisa Anda pelajari dari karib Steve Jobs tersebut.

1. Desainlah untuk diri Anda sendiri, yang pertama dan utama
Pada akhirnya Anda memang harus mengetes karya Anda untuk konsumen. Tetapi untuk langkah awal, mendesain produk untuk diri sendiri adalah cara cerdas yang harus ditempuh. Pendiri Uber dan StumbleUpon, Garett Camp, mengaku juga melakukan cara serupa hingga produknya disukai konsumen. Mereka yang sukses mendesain untuk diri sendiri mengaku terinspirasi ucapan Wozniak:
"Kami tidak memiliki komputer di sekolah tetapi GE, saya pikir, telah membawa sebuah terminal dan modem untuk mempromosikan bisnis time-sharing mereka ke sekolah. Sedikit siswa yang pandai Matematika (termasuk Woz) diberikan beberapa lembar tugas lalu kami menuliskan sebuah program yang sangat sederhana dalam format BASIC. Saya yakin itu adalah cara yang sangat sederhana dan mudah untuk memulai belajar bahasa pemrograman, tapi sayangnya terminal tersebut hanya beberapa hari ada di sekolah kami."

Itulah awal mulai ketertarikan Woz pada bahasa pemrograman. Beberapa tahun setelahnya, Woz bergabung dalam Homebrew Computer Club, dan saat itulah BASIC kembali menarik minat Woz. Ia menemukan sebuah buku di lingkungan klub berjudul "101 Games in BASIC" yang sangat menarik perhatiannya. Ia sangat yakin popularitas games akan menjadikan komputer dibutuhkan setiap rumah.
"Saya adalah penggemar games komputer dan meyakini setelah saya punya komputer yang saya kembangkan sendiri maka saya akan bisa menulis [program] semua games yang ingin saya mainkan. Dengan pemikiran tersebut, saya asumsikan bahwa itu akan menjadi kunci awal revolusi komputer rumahan. Sifat non-bisnis yang ada pada diri saya mencegah saya untuk mengumbar rencana saya untuk tujuan pemasaran ataupun keuangan."
Dari awal itulah Woz memulai memrogram dalam BASIC dan membuat berbagai video games. Yang penting dari pengalaman Woz adalah, dia belajar sendiri tentang bahasa pemrograman, berbekal pengalaman menulis pemrograman semasa sekolah. Menurut Woz, ia tidak tahu apakah ia menulis program dengan benar karena yang ia tahu program yang ia buat berjalan seperti keinginannya.
2. Buat pertanyaan 'kunci' untuk penemuan Anda
Sebuah riset menyebutkan bahwa sebagian besar wirausahawan bisa mengingat pertanyaan-pertanyaan yang mereka pakai saat memulai usahanya. Pendiri DELL, Michael Dell, bahkan mengungkapkan bahwa ide untuk mendirikan Dell Computer muncul saat ia bertanya pada diri sendiri kenapa komputer harganya 5x lebih mahal dari harga seluruh komponennya. "Saya preteli sebuah komputer... dan total harga seluruh komponennya adalah $600 namun dijual $3.000." Dari pertanyaan tersebut Dell kemudian menciptakan sebbuah model bisnis baru yang dinilai banyak pihak sebagai revolusi dalam bisnis komputer. 

Seperti halnya Dell, jauh hari WOz juga menerapkan pertanyaan kunci untuk dirinya. Dua pertanyaan yang ia pakai dan akhirnya mampu menghasilkan komputer APple I dan II dan sekaligus merevolusi dunia komputer adalah:
- Menggunakan BASIC, bisakah Anda memrogram obyek bergerak dan menjadikannya bergerak seperti animasi nyata?
Woz telah mendesain games Breakout untuk Atari dalam bentuk hardware. Karenanya ia membayangkan apakah ia bisa membuat tipe arcade games animasi serupa dalam bentuk software (menggunakan BASIC).

- Kapan sebuah komputer dengan RAM 4KB mampu dibeli oleh konsumen?
Bagi Woz, 4KB adalah RAM minimum yang dibutuhkan sebuah komputer untuk bisa menjalankan games buatannya menggunakan BASIC. Di akhir tahun 1960an, hanya sedikit komputer yang disertai RAM 4KB tak lepas dari harganya yang sangat mahal, bahkan setara dengan uang muka pembelian sebuah rumah.

Tanpa kecintaan Woz pada BASIC, bisa jadi iPhone dan iPad tidak akan berbentuk dan berfungsi seperti hari ini. Dengan kata lain iPhone dan laptop yang Anda pakai juga berhutang pada BASIC, termasuk yang dikembangkan oleh Woz melalui pemikirannya :)

Related Posts

Previous
Next Post »